• August 2017
    M T W T F S S
    « Nov    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Top Posts

Teknologi Mengubah Bohlam Lampu Menjadi Wi-Fi Dikembangkan

Boston University (BU) mengumumkan dimulainya sebuah program yang disponsori National Science Foundation untuk mengembangkan teknologi komunikasi nirkabel yang berbasiskan cahaya, bukan gelombang radio (RF) yang biasa digunakan oleh sinyal Wi-Fi. Ilmuwan berharap teknologi ini kelak dapat digunakan untuk menumpangkan komunikasi data pada light emitting diodes (LED) hemat daya untuk menciptakan “Smart Lighting” yang lebih cepat dan aman daripada teknologi jaringan yang ada saat ini.

Tujuan akhir dari riset ini adalah untuk mengembangkan teknologi komunikasi yang dapat membuat LED setara dengan akses poin Wi-Fi secara fungsional.

“Bayangkan jika komputer, iPhone, TV, radio dan thermostat dapat berkomunikasi dengan Anda saat memasuki ruangan hanya dengan menekan tombol lampu pada dinding tanpa menggunakan seperangkat kabel,” kata Profesor BU Engineering Thomas Little. “Ini dapat dilakukan dengan jaringan komunikasi berbasis LED yang juga sekaligus menyediakan cahaya — semua ini dengan penggunaan daya yang rendah, dapat diandalkan, dan bebas gangguan gelombang elektromagnetik.

smart-lighting

Pada akhirnya, system ini diharapkan dapat menggantikan system pencahayaan yang ada saat ini, seperti mengganti bohlam lampu dengan LED.”

Ilmuwan Boston University akan berkonsentrasi pada pengembangan aplikasi jaringan komputer, khususnya teknologi optik solid state yang kelak akan menjadi tulang punggung jaringan ini.

“Ini adalah kesempatan unik untuk menciptakan teknologi penting yang tidak hanya memungkinkan efisiensi daya dalam pencahayaan namun juga menciptakan teknologi nirkabel yang aman,” tambah Little. “Sembari kita mengalihkan sistem pencahayaan tradisional menjadi LED dalam beberapa tahun mendatang, kita juga dapat secara simultan membangun infrastruktur komunikasi yang lebih cepat dan aman dengan biaya terjangkau bersamaan dengan aplikasi yang baru dan tak terpikirkan sebelumnya.”

Dengan semakin populernya sistem pencahayaan dengan LED, jaringan komunikasi berbasis cahaya besar yang luar biasa besar akan dapat diciptakan. Sebuah alat nirkabel yang berada dalam jangkauan LED dapat mengirimkan dan menerima data melalui cahaya, pada awalnya dengan kecepatan 1 hingga 10 megabit per detik — didukung oleh setiap LED yang berfungsi sebagai akses poin jaringan. Jaringan seperti itu akan menawarkan potensi penggunaan badwith yang jauh labih besar dari teknologi RF yang ada saat ini.

Terlebih lagi, karena cahaya tidak menembus permukaan seperti dinding, teknologi ini juga memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi karena komunikasi data tidak dapat disadap dari luar. Di sisi negatifnya, sifat cahaya ini akan menyulitkan akses jaringan dari ruangan yang berbeda, hal ini berarti juga koneksi jaringan hanya didapatkan saat lampu dinyalakan. Terlebih lagi cahaya LED membutuhkan jauh lebih sedikit daya dibandingkan teknologi RF sehingga akan lebih hemat biaya dalam jangka panjang.

Klik di sini untuk sumber artikel.

Dell Umumkan Netbook Super Tipis Inspiron 12

Di acara jumpa pers Dell di Shanghai, Dell memperlihatkan produk netbook terbarunya yang selain sangat tipis juga merupakan produk netbook dengan ukuran layar terbesar dunia — Dell Inspiron 12 yang merupakan saudara kandung dari netbook Inspiron 9. Sesuai namanya, Dell Inspiron Mini 12 memiliki layar berukuran 12 inci, sebenarnya sudah pantas disebut sebagai sebuah laptop, walaupun Dell tetap bersikeras menyebut produk ini sebagai netbook, menjadikan produk ini “netbook” terbesar di dunia

Inspiron Mini 12 sudah mulai dijual di Jepang dengan peluncuran “global” (walaupun dikatakan global, mereka hanya mengatakan Australia, Amerika dan Eropa) pada bulan November dengan harga mulai dari $600. Produk ini dirancang untuk pengguna yang sering bepergian dan gemar menjelajah web dengan spesifikasi utama:

  • Layar 12,1 inci WXGA
  • Menggunakan prosesor Intel Atom ‘Silverthorne‘ Z520 (1.3GHz) atau Z530 (1.6GHz) yang sebenarnya didesain untuk MID (mobile internet devices) dan bukan netbook
  • Windows Vista Home Basic (versi Ubuntu dan XP akan menyusul)
  • Mengemas webcam
  • 1GB RAM
  • Hard disk 60 atau 80GB

Walaupun tidak akan memiliki kinerja yang sebanding dengan produk seperti MacBook Air, terutama setelah dipersenjatai dengan chipset 9400M buatan NVIDIA, dengan harga jual murah produk ini berpotensi menjadi solusi ideal bagi Anda yang membutuhkan laptop portabel dengan harga murah. Fakta bahwa Inspiron 12 juga memiliki tampilan modis dan sangat tipis juga tentu saja merupakan satu lagi nilai jual besar saat ini, di mana para vendor laptop berlomba untuk membuat laptop-laptop tipis dengan desain menarik.